Puncak Peringatan HUT IGTKI-PGRI Ke-74 di Kabupaten Polewali Mandar
28 May 2024 Berita
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, A. A. Rajab, SH., didampingi oleh Kepala Bidang PAUD dan Dikmas M. Ilyas, S.Pd., MM menghadiri puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Ke-74 Tingkat Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Wonomulyo pada Sabtu, 25 Mei 2024. Tema HUT IGTKI Ke-74 Tahun 2024 adalah “Berkarya Bersama Meningkatkan Kesejahteraan Solidaritas dan Kompetensi Guru Taman Kanak Kanak untuk Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini yang Berkualitas Menuju Indonesia Emas”.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Camat Wonomulyo, Koordinator Pengawas Kabupaten Polewali Mandar, dan seluruh Pengawas TK Kabupaten Polewali Mandar. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan bahwa guru TK memegang peranan penting dalam pendidikan dan pembelajaran anak usia dini. "Taman Kanak-kanak adalah peletak dasar pendidikan bagi warga Indonesia untuk membentuk karakter yang terpuji dan dapat menjadi pemimpin bangsa yang cerdas dan bertanggung jawab. Di usia emas inilah pentingnya pembentukan karakter dan kecerdasan anak," ujar Rajab.

Rajab juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga pendidik, khususnya guru-guru TK dan PAUD di Kabupaten Polewali Mandar, atas kinerja dan dedikasi yang telah mereka lakukan selama ini. "Proses pendidikan yang sungguh-sungguh dan berkesinambungan sangat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan anak dalam mendukung tumbuh kembang mereka," tambahnya.
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, M. Ilyas, juga memberikan sambutan pada acara tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan HUT IGTKI-PGRI Ke-74 ini harus menjadi pemicu peningkatan profesionalitas dan kreativitas guru TK di Kabupaten Polewali Mandar. "Pendidikan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama. Saya berharap IGTKI Kabupaten Polewali Mandar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk meningkatkan kualitas SDM yang diawali di usia dini," jelas Ilyas.
Ketua IGTKI Kabupaten Polewali Mandar, MAEMUNA.S.Pd.AUD., M.Pd., memberikan apresiasi kepada guru TK yang memiliki sertifikat aksi nyata terbanyak mengikuti pelatihan mandiri di PMM. Penghargaan tersebut diberikan kepada Hirmayani.S.Pd.AUD, Kepala TK SATU ATAP RISO dengan 26 sertifikat, MAEMUNA.S.Pd.AUD., M.Pd., Kepala TK PEMBINA Campalagian dengan 19 sertifikat, dan SITI ALIFIAH MUSLIMIN.S.Pd, Guru TKS KARTINI KATITTING dengan 7 sertifikat.
Acara ini ditutup dengan harapan bahwa kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi guru-guru TK untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas mereka, sehingga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Polewali Mandar dapat semakin berkualitas dan siap mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.
#IGTKI74 #PendidikanUsiaDini #PolewaliMandar
Kegiatan Terbaru
Kadis Pendidikan Polman Dorong Transformasi Pembelajaran melalui PM dan KKA...
Polewali Mandar, 8 Agustus 2026 — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Pd., MM, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Pendampingan Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMPN 3 Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (8/8/2026).Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan melalui implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial pada satuan pendidikan. Dalam surat pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar ditetapkan sebagai narasumber eselon untuk lokasi SMPN 3 Polewali. Dalam paparannya bertajuk “Transformasi Pendidikan Polewali Mandar melalui Inovasi Masa Depan”, H. Arifin Yambas menekankan bahwa transformasi pendidikan merupakan sebuah kebutuhan untuk mempersiapkan generasi Polewali Mandar menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Materi tersebut secara khusus menyasar jenjang PAUD, SD, dan SMP. Mengapa Pendidikan Harus Berubah?H. Arifin menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut generasi Polewali Mandar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta teknologi.Di sisi lain, peserta didik membutuhkan kompetensi abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, dan kreativitas. Karena itu, integrasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dipandang sebagai salah satu fondasi penting bagi kurikulum masa depan. Pembelajaran Mendalam: Tidak Sekadar MenghafalDalam materi yang disampaikan, Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning diarahkan pada penguasaan konsep esensial sekaligus kemampuan peserta didik untuk mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan nyata.Pendekatan tersebut disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang. Pada PAUD, pembelajaran diarahkan melalui eksplorasi rasa ingin tahu, permainan dan proyek sederhana. Pada SD, penguatan dilakukan melalui literasi, numerasi dan analisis dasar dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Sementara pada SMP, peserta didik diarahkan pada pemecahan masalah lintas mata pelajaran melalui proyek kolaboratif. Koding dan Kecerdasan Artifisial Dilaksanakan Secara BerjenjangH. Arifin juga memaparkan bahwa implementasi KKA perlu dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan peserta didik.Untuk PAUD, pengenalan dapat dilakukan melalui unplugged coding, yaitu mengenalkan logika berurutan dan algoritma sederhana tanpa perangkat layar. Pada SD, peserta didik mulai diperkenalkan dengan visual block programming seperti Scratch serta konsep dasar bagaimana AI bekerja di sekitar mereka.Sedangkan pada SMP, pembelajaran dapat berkembang menuju applied coding and AI, termasuk pemrograman dasar seperti Python bagi pemula, pemahaman etika AI serta pembuatan proyek teknologi sederhana yang mendukung pembelajaran. Sekolah Model sebagai Mercusuar PendidikanDalam kesempatan tersebut, sekolah model didorong tidak hanya menjadi penerima program, tetapi menjadi pionir inovasi, pusat rujukan, dan katalisator perubahan bagi sekolah lainnya di Polewali Mandar.Sekolah model diharapkan mampu mengadaptasi, mencoba dan menyempurnakan implementasi PM dan KKA, kemudian menjadi tempat belajar serta studi tiru bagi sekolah lain melalui praktik-praktik baik yang telah terbukti berhasil. Empat Langkah Konkret Pasca-PendampinganUntuk memastikan program tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menyiapkan sejumlah langkah implementasi di lapangan.Pertama, penyesuaian kurikulum dengan mengintegrasikan PM dan KKA ke dalam RPP atau modul ajar yang telah ada.Kedua, penguatan kapasitas guru melalui dukungan berkelanjutan dan pengembangan komunitas belajar di sekolah.Ketiga, keterlibatan orang tua melalui sosialisasi mengenai pentingnya PM dan KKA agar pendidikan di sekolah dapat berjalan selaras dengan pendidikan di rumah.Keempat, monitoring dan evaluasi secara berkala oleh Dinas Pendidikan untuk memastikan perkembangan program berjalan sesuai target. H. Arifin Yambas menegaskan komitmen Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan untuk mendukung transformasi tersebut dengan penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pendampingan. Pada saat yang sama, kepala sekolah dan guru diharapkan memiliki semangat, kreativitas serta keterbukaan untuk terus belajar dan berinovasi. Kegiatan pendampingan yang berlangsung di SMPN 3 Polewali ini merupakan bagian dari rangkaian Pendampingan Sekolah Model Implementasi PM dan KKA Tahun 2026 yang dilaksanakan BPMP Provinsi Sulawesi Barat. Agenda kegiatan mencakup pengarahan dan pembukaan, paparan kebijakan BPMP, pemaparan perkembangan program oleh sekolah model, pendampingan, diskusi dan tanya jawab hingga penutupan. “Masa depan Polewali Mandar tidak ditentukan esok hari, melainkan dari apa yang kita ajarkan di ruang-ruang kelas kita hari ini.”Melalui implementasi PM dan KKA secara konsisten dan kolaboratif, Polewali Mandar diarahkan untuk bergerak bersama membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada kompetensi peserta didik, serta mampu menjadi contoh integrasi teknologi pendidikan terbaik di Sulawesi Barat. #DinasPendidikanPolewaliMandar#PolewaliMandar#TransformasiPendidikan#PembelajaranMendalam#KKA#KodingDanKecerdasanArtifisial#SekolahModel#PendidikanBerkualitas#GuruHebat#MerdekaBelajar#TransformasiDigital#PendidikanMasaDepan#PolewaliMandarLebihBaik#SulawesiBarat#PendidikanIndonesia...
Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Paparkan Praktik Baik Kolaborasi dalam Mendukung Akreditasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan...
Majene, 7 Agustus 2026 – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar Bapak H. Arifin Yambas, S.Pd., MM., menghadiri undangan sebagai narasumber pada kegiatan Rapat Program Akreditasi (RPA) Luring BAN-PDM Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sekretariat BAN-PDM Provinsi Sulawesi Barat, Kompleks Perkantoran BPMP Sulawesi Barat, Kabupaten Majene. Kehadiran Kepala Dinas merupakan tindak lanjut atas undangan resmi BAN-PDM Sulawesi Barat sekaligus menjadi narasumber pada sesi "Praktik Baik Kolaborasi Dinas Pendidikan dalam Mendukung Akreditasi dan Peningkatan Mutu Satuan Pendidikan." Dalam paparannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menegaskan bahwa kolaborasi antara Dinas Pendidikan, BAN-PDM, dan BPMP Sulawesi Barat merupakan strategi penting dalam mentransformasikan akreditasi dari sekadar pemenuhan administrasi menjadi instrumen peningkatan mutu pembelajaran yang berkelanjutan.Beberapa praktik baik yang telah dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar antara lain pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar pemetaan mutu satuan pendidikan, pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan bersama terkait instrumen akreditasi terbaru, pemberdayaan pengawas sekolah serta komunitas belajar melalui K3S dan MKKS, hingga peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penjaminan mutu sekolah.Selain itu, Dinas Pendidikan juga menerapkan tahapan pendampingan yang sistematis, mulai dari pemetaan dan pra-evaluasi sekolah sasaran akreditasi, penyelenggaraan Klinik Akreditasi dan asistensi pengisian Sispena, fasilitasi pelaksanaan visitasi asesor, hingga penyusunan program tindak lanjut berdasarkan rekomendasi hasil akreditasi sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penganggaran pendidikan daerah.Melalui kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses akreditasi mampu menghasilkan budaya mutu yang berkelanjutan sehingga setiap satuan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan demi mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berdaya saing.#DinasPendidikanPolman #PolewaliMandar #BANPDM #BPMPSulawesiBarat #AkreditasiSekolah #PenjaminanMutu #TransformasiPendidikan #RaporPendidikan #Sispena #PendidikanBermutu #GuruHebat #SekolahBerkualitas #PolmanLebihBaik #SulawesiBarat #MerdekaBelajar #PolmanLebihBaik...
Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Hadiri dan Buka PORSENIJAR PGRI Cabang Anreapi dalam Rangka Memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia...
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Pd., M.M., menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Cabang Anreapi. Kegiatan yang mengusung tema "Perkuat Solidaritas Menuju Indonesia Adil, Makmur, dan Berdaulat" ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan dan semangat persatuan di kalangan insan pendidikan. Dalam sambutannya, H. Arifin Yambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PGRI Cabang Anreapi, panitia, serta seluruh peserta yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, PORSENIJAR bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, seni, dan pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana membangun silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan profesionalisme guru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Semangat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia diharapkan semakin menguatkan rasa cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa melalui dunia pendidikan. Beliau juga menegaskan bahwa tema kegiatan sangat relevan dengan upaya bersama membangun pendidikan yang maju. Solidaritas, kolaborasi, dan dedikasi seluruh tenaga pendidik merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu berkontribusi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kemerdekaan yang terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa. Kegiatan PORSENIJAR PGRI Cabang Anreapi berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para guru dari berbagai satuan pendidikan se-Kecamatan Anreapi. Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan antarguru, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas, kreativitas, persatuan, dan pengabdian dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar. #DisdikbudPolman #PolmanLebihBaik #HUTRI81 #Indonesia81 #PORSENIJAR2026 #PGRIAnreapi #GuruIndonesia #SolidaritasGuru #PendidikanBerkualitas #PolewaliMandar #IndonesiaAdilMakmurBerdaulat...
Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Hadiri dan Buka PORSENIJAR PGRI Cabang Anreapi...
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Pd., M.M., menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Cabang Anreapi. Kegiatan ini mengusung tema "Perkuat Solidaritas Menuju Indonesia Adil, Makmur, dan Berdaulat", sebagai wujud komitmen insan pendidikan dalam mempererat kebersamaan serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui semangat sportivitas, kreativitas, dan kolaborasi.Dalam sambutannya, H. Arifin Yambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PGRI Cabang Anreapi, panitia, serta seluruh peserta yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, PORSENIJAR bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun karakter, serta meningkatkan profesionalisme para pendidik dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.Beliau juga menegaskan bahwa semangat solidaritas yang diangkat dalam tema kegiatan sangat relevan dengan upaya bersama membangun dunia pendidikan. Dengan kebersamaan, sinergi, dan dedikasi seluruh tenaga pendidik, diharapkan dapat melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.Kegiatan PORSENIJAR PGRI Cabang Anreapi berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para guru dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Anreapi. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat persatuan, sportivitas, serta inovasi dalam dunia pendidikan terus tumbuh sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.#DisdikbudPolman #PolewaliMandar #PolmanLebihBaik #PGRI #PORSENIJAR #PGRIAnreapi #GuruBerprestasi #SolidaritasGuru #PendidikanBerkualitas #IndonesiaAdilMakmurBerdaulat...
Selengkapnya...
