Kadis Pendidikan Polman Dorong Transformasi Pembelajaran melalui PM dan KKA
08 Aug 2026 Berita
Polewali Mandar, 8 Agustus 2026 — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Pd., MM, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Pendampingan Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMPN 3 Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan melalui implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial pada satuan pendidikan. Dalam surat pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar ditetapkan sebagai narasumber eselon untuk lokasi SMPN 3 Polewali.

Dalam paparannya bertajuk “Transformasi Pendidikan Polewali Mandar melalui Inovasi Masa Depan”, H. Arifin Yambas menekankan bahwa transformasi pendidikan merupakan sebuah kebutuhan untuk mempersiapkan generasi Polewali Mandar menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Materi tersebut secara khusus menyasar jenjang PAUD, SD, dan SMP.
Mengapa Pendidikan Harus Berubah?
H. Arifin menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut generasi Polewali Mandar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta teknologi.
Di sisi lain, peserta didik membutuhkan kompetensi abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, dan kreativitas. Karena itu, integrasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dipandang sebagai salah satu fondasi penting bagi kurikulum masa depan.
Pembelajaran Mendalam: Tidak Sekadar Menghafal
Dalam materi yang disampaikan, Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning diarahkan pada penguasaan konsep esensial sekaligus kemampuan peserta didik untuk mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
Pendekatan tersebut disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang. Pada PAUD, pembelajaran diarahkan melalui eksplorasi rasa ingin tahu, permainan dan proyek sederhana. Pada SD, penguatan dilakukan melalui literasi, numerasi dan analisis dasar dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Sementara pada SMP, peserta didik diarahkan pada pemecahan masalah lintas mata pelajaran melalui proyek kolaboratif.
Koding dan Kecerdasan Artifisial Dilaksanakan Secara Berjenjang
H. Arifin juga memaparkan bahwa implementasi KKA perlu dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan peserta didik.
Untuk PAUD, pengenalan dapat dilakukan melalui unplugged coding, yaitu mengenalkan logika berurutan dan algoritma sederhana tanpa perangkat layar. Pada SD, peserta didik mulai diperkenalkan dengan visual block programming seperti Scratch serta konsep dasar bagaimana AI bekerja di sekitar mereka.
Sedangkan pada SMP, pembelajaran dapat berkembang menuju applied coding and AI, termasuk pemrograman dasar seperti Python bagi pemula, pemahaman etika AI serta pembuatan proyek teknologi sederhana yang mendukung pembelajaran.
Sekolah Model sebagai Mercusuar Pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, sekolah model didorong tidak hanya menjadi penerima program, tetapi menjadi pionir inovasi, pusat rujukan, dan katalisator perubahan bagi sekolah lainnya di Polewali Mandar.
Sekolah model diharapkan mampu mengadaptasi, mencoba dan menyempurnakan implementasi PM dan KKA, kemudian menjadi tempat belajar serta studi tiru bagi sekolah lain melalui praktik-praktik baik yang telah terbukti berhasil.
Empat Langkah Konkret Pasca-Pendampingan
Untuk memastikan program tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menyiapkan sejumlah langkah implementasi di lapangan.
Pertama, penyesuaian kurikulum dengan mengintegrasikan PM dan KKA ke dalam RPP atau modul ajar yang telah ada.
Kedua, penguatan kapasitas guru melalui dukungan berkelanjutan dan pengembangan komunitas belajar di sekolah.
Ketiga, keterlibatan orang tua melalui sosialisasi mengenai pentingnya PM dan KKA agar pendidikan di sekolah dapat berjalan selaras dengan pendidikan di rumah.
Keempat, monitoring dan evaluasi secara berkala oleh Dinas Pendidikan untuk memastikan perkembangan program berjalan sesuai target.
H. Arifin Yambas menegaskan komitmen Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan untuk mendukung transformasi tersebut dengan penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pendampingan. Pada saat yang sama, kepala sekolah dan guru diharapkan memiliki semangat, kreativitas serta keterbukaan untuk terus belajar dan berinovasi.
Kegiatan pendampingan yang berlangsung di SMPN 3 Polewali ini merupakan bagian dari rangkaian Pendampingan Sekolah Model Implementasi PM dan KKA Tahun 2026 yang dilaksanakan BPMP Provinsi Sulawesi Barat. Agenda kegiatan mencakup pengarahan dan pembukaan, paparan kebijakan BPMP, pemaparan perkembangan program oleh sekolah model, pendampingan, diskusi dan tanya jawab hingga penutupan.
“Masa depan Polewali Mandar tidak ditentukan esok hari, melainkan dari apa yang kita ajarkan di ruang-ruang kelas kita hari ini.”
Melalui implementasi PM dan KKA secara konsisten dan kolaboratif, Polewali Mandar diarahkan untuk bergerak bersama membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada kompetensi peserta didik, serta mampu menjadi contoh integrasi teknologi pendidikan terbaik di Sulawesi Barat.
#DinasPendidikanPolewaliMandar
#PolewaliMandar
#TransformasiPendidikan
#PembelajaranMendalam
#KKA
#KodingDanKecerdasanArtifisial
#SekolahModel
#PendidikanBerkualitas
#GuruHebat
#MerdekaBelajar
#TransformasiDigital
#PendidikanMasaDepan
#PolewaliMandarLebihBaik
#SulawesiBarat
#PendidikanIndonesia
Kegiatan Terbaru
Tim Putri GSI Polewali Mandar, Juara Pertama Tingkat Provinsi Sulawesi Barat...
Polewali Mandar — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para pelajar Kabupaten Polewali Mandar. Tim Putri Gala Siswa Indonesia (GSI) Polewali Mandar berhasil meraih Juara Pertama GSI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat 2026 setelah tampil gemilang menghadapi tim Kabupaten Majene.Dalam pertandingan final yang berlangsung di Kabupaten Majene, Tim Putri GSI Polewali Mandar tampil dominan dan berhasil menaklukkan Majene dengan skor telak 7–0. Hasil tersebut mengantarkan Polewali Mandar menjadi juara pertama GSI Putri Tingkat Provinsi Sulawesi Barat.Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, semangat juang, serta kekompakan para pemain, pelatih, pendamping, dan seluruh tim yang telah mempersiapkan kontingen Polewali Mandar.Dengan hasil tersebut, Tim Putri GSI Polewali Mandar berhasil membawa nama Kabupaten Polewali Mandar ke puncak prestasi olahraga pelajar tingkat Provinsi Sulawesi Barat.Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kabupaten Polewali Mandar. Para pemain diharapkan terus menjaga semangat, sportivitas, disiplin, dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tahapan kompetisi selanjutnya.Selamat dan sukses untuk Tim Putri GSI Polewali Mandar! Polewali Mandar Juara! ????????????? GSI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat 2026 ???? Juara 1: Polewali Mandar ? Polewali Mandar 7 – 0 Majene #GSI2026 #GalaSiswaIndonesia #GSISulawesiBarat #GSIPolewaliMandar #PolewaliMandarJuara #TimPutriGSI #PelajarBerprestasi #OlahragaPelajar #PendidikanPolewaliMandar #SulawesiBarat #PolmanJuara #BanggaPolman #Juara1...
Selengkapnya...
Dinas Pendidikan Polewali Mandar Gelar Coaching Clinic Apresiasi GTK 2026 Secara Virtual...
Polewali Mandar, 22 September 2026 — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan Coaching Clinic Pembimbingan dan Pendampingan Calon Peserta Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2026 secara virtual, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar dalam memberikan penguatan dan pendampingan kepada para calon peserta Apresiasi GTK agar mampu menyusun dan menyajikan praktik baik, inovasi pembelajaran, serta karya nyata yang telah dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing. Coaching clinic diikuti oleh calon peserta Apresiasi GTK bersama unsur pendamping, fasilitator, dan jajaran terkait di lingkungan pendidikan Kabupaten Polewali Mandar. Pelaksanaan secara virtual memungkinkan proses pembimbingan tetap berjalan secara efektif dan menjangkau peserta dari berbagai wilayah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait penyusunan naskah praktik baik, pengembangan portofolio, penguatan bukti dan data pendukung, serta penyajian inovasi pembelajaran dalam bentuk video sesuai dengan ketentuan dan kriteria Apresiasi GTK. Dinas Pendidikan menekankan bahwa Apresiasi GTK bukan sekadar ajang untuk memperoleh penghargaan, tetapi merupakan ruang untuk menunjukkan berbagai praktik baik dan inovasi yang benar-benar memberikan dampak terhadap peserta didik dan peningkatan mutu satuan pendidikan. Karena itu, peserta didorong untuk mampu mengidentifikasi praktik baik yang telah dilakukan, memperkuat bukti keberhasilan, mendokumentasikan proses dan hasil, serta menyampaikan pengalaman tersebut secara sistematis dan komunikatif. Melalui coaching clinic ini, diharapkan para calon peserta semakin siap mengikuti tahapan Apresiasi GTK, baik pada tingkat Kabupaten Polewali Mandar maupun untuk melanjutkan ke tingkat Provinsi Sulawesi Barat hingga tingkat Nasional. Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen untuk terus memberikan ruang, pendampingan, dan dukungan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan inovasi, berbagi praktik baik, serta membangun budaya pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan dampak nyata bagi murid. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat bersama bahwa guru dan tenaga kependidikan Polewali Mandar tidak hanya mampu melaksanakan praktik baik, tetapi juga mampu mendokumentasikan, mengembangkan, dan menginspirasi melalui karya nyata. #DinasPendidikanPolewaliMandar #ApresiasiGTK2026 #CoachingClinicGTK #GTKPolewaliMandar #GuruHebatIndonesia #GuruTransformatif #GuruDedikatif #PraktikBaik #InovasiPembelajaran #TransformasiPendidikan #PendidikanPolewaliMandar #PolewaliMandar #SulawesiBarat #MerdekaBelajar #GuruMenginspirasi...
Selengkapnya...
Dinas Pendidikan Polewali Mandar Ikuti Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Pengenalan Aplikasi E-Money...
POLEWALI MANDAR, 16 September 2026 — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar mengikuti kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Pengenalan Aplikasi E-Money Kabupaten Polewali Mandar yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Sulawesi Barat.Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar diwakili oleh Sekretaris Dinas, Bapak Haris Syahril. Kehadiran Dinas Pendidikan menjadi bagian dari komitmen perangkat daerah dalam memperkuat pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.Kegiatan sosialisasi membahas pentingnya implementasi keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, informatif, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Selain materi keterbukaan informasi publik, peserta juga mendapatkan pengenalan Aplikasi E-Money Kabupaten Polewali Mandar, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan sistem digital dalam mendukung pelayanan dan tata kelola pemerintahan di daerah.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPID Sulawesi Barat, Bapak Iqbal, bersama para peserta dari unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.Melalui kegiatan ini, diharapkan perangkat daerah semakin memahami pentingnya pengelolaan informasi publik secara baik sekaligus mampu beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.##DinasPendidikanPolewaliMandar#PolmanLebihBaik#KeterbukaanInformasiPublik#KomisiInformasiSulbar#E_MoneyPolewaliMandar#TransformasiDigital#PemerintahanTerbuka#PelayananPublik#SulawesiBarat#PolewaliMandarMaju...
Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Pantau Kesiapan Sekolah Rakyat Permanen di Desa Sambawali...
LUYO, POLEWALI MANDAR — Persiapan pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Sekolah Rakyat terus dimatangkan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Arifin Yambas, S.Sos., MM, melakukan pemantauan kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat permanen di Desa Sambawali, Kecamatan Luyo, yang direncanakan mulai melaksanakan tahapan MPLS pada Senin, 21 September 2026.Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan bersama pihak terkait terlihat berdiskusi langsung dengan tim pelaksana dan tenaga teknis di lokasi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan pendukung kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik sebelum peserta didik mulai mengikuti tahapan MPLS.Berdasarkan kondisi di lokasi, bangunan sekolah telah memiliki fasilitas fisik utama yang cukup representatif, antara lain ruang bangunan permanen, teras yang luas, area halaman, serta sejumlah fasilitas pendukung. Namun, pada beberapa bagian kawasan sekitar masih terlihat pekerjaan penataan dan penyelesaian lingkungan, sehingga koordinasi antara pihak terkait menjadi penting agar seluruh kebutuhan dapat disiapkan menjelang pelaksanaan kegiatan.Kehadiran tenaga teknis dengan perlengkapan keselamatan kerja juga menunjukkan bahwa proses pembangunan maupun penyelesaian fasilitas masih mendapat perhatian. Diskusi di lokasi menjadi momentum untuk mengevaluasi kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu segera ditindaklanjuti.Pemantauan ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar dalam memastikan Sekolah Rakyat permanen di Desa Sambawali dapat dipersiapkan secara optimal sebagai lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.Dengan semakin dekatnya jadwal MPLS pada 21 September 2026, kesiapan sarana, lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta berbagai kebutuhan kegiatan menjadi perhatian bersama. Diharapkan seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga peserta didik dapat memulai proses pendidikan dalam suasana yang tertib dan kondusif.Sekolah Rakyat hadir bukan sekadar sebagai bangunan pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh bagi generasi masa depan.#SekolahRakyat#SekolahRakyatPolewaliMandar#SekolahRakyatSambawali#DesaSambawali#KecamatanLuyo#DinasPendidikanPolewaliMandar#PendidikanPolewaliMandar#MPLS2026#MPLSSekolahRakyat#PendidikanBerkualitas#PendidikanUntukSemua#PolewaliMandar#PolmanLebihBaik#SulawesiBarat#GenerasiMasaDepan...
Selengkapnya...
