Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

DPRD Kabupaten Maros Kunjungi Dinas Pendidikan Polewali Mandar, Bahas Strategi Penguatan GTK PAUD dan TK


21 Oct 2026   Berita

POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Maros dalam rangka diskusi dan pertukaran informasi mengenai strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Rombongan diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak Gunawang, S.P., M.Si., didampingi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Bapak Mawardi, S.Pd.I., M.Si., serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Bapak Iswadi, S.Pd., M.Pd.

Dalam pertemuan tersebut, fokus pembahasan diarahkan pada strategi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memperhatikan keberadaan, kesejahteraan, serta penguatan peran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, terutama yang bertugas pada satuan pendidikan TK dan PAUD.


Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah penggajian tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berstatus non-ASN pada bidang GTK. Saat ini, proses tersebut masih menunggu penyelesaian regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang sedang dalam proses di Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

Penyelesaian regulasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memastikan pelaksanaan kebijakan memiliki landasan hukum yang jelas serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman dan informasi antara Pemerintah Kabupaten Maros dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam merumuskan kebijakan pendidikan daerah. Diskusi ini juga menjadi ruang berbagi praktik dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mendorong perhatian yang lebih baik terhadap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagai unsur penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan tata kelola, pengembangan kompetensi GTK, serta penyusunan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan.

Menuju Polman Lebih Baik.

#DinasPendidikanPolman #DisdikPolman #PolmanLebihBaik #DPRDKabupatenMaros #KabupatenPolewaliMandar #PendidikanPolman #GTK #TenagaPendidik #TenagaKependidikan #PAUD #TK #PendidikanAnakUsiaDini #PendidikanBerkualitas #KolaborasiPendidikan #PembangunanSDM

Kegiatan Terbaru

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Disdik Polman Perkuat Kolaborasi Pengawas, Penilik, dan PGRI...
21 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat peran pengawas sekolah, penilik, koordinator wilayah (Korwil), serta memperluas sinergi bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Tutwuri Handayani, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat strategi penanganan ATS, serta memastikan anak-anak yang belum mengakses pendidikan dapat kembali memperoleh hak pendidikan mereka.Rapat tersebut dihadiri dan mendapat arahan strategis dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M. Turut mendampingi Sekretaris Dinas, Gunawang, S.P., M.Si.; Kabid GTK, Mawardi, S.Pd.I., M.Si.; Kabid Pendidikan Keluarga dan PAUD Dikmas, Muh. Ilyas, S.Pd., M.M.; Kabid Sarana dan Prasarana, Iswadi, S.Pd., M.M.; para kepala seksi; Koordinator Pengawas (Korwas); serta Koordinator Wilayah (Korwil) dari seluruh wilayah Kabupaten Polewali Mandar.Angka ATS Turun 24,69 PersenBerdasarkan data capaian Oktober 2026, Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan perkembangan positif dalam upaya penanganan Anak Tidak Sekolah. Jumlah ATS yang sebelumnya tercatat sebanyak 11.245 anak, kini menjadi 8.469 anak.Dengan demikian, terdapat pengurangan sebanyak 2.776 anak atau sekitar 24,69 persen. Capaian ini menjadi indikator kemajuan upaya penanganan ATS, sekaligus pengingat bahwa masih diperlukan kerja bersama yang lebih terarah dan berkelanjutan agar semakin banyak anak dapat kembali bersekolah.Penurunan tersebut perlu terus diperkuat melalui validasi data, penelusuran kondisi anak di lapangan, pendampingan keluarga, serta koordinasi dengan satuan pendidikan dan pemerintah setempat. Dengan data yang akurat, intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.Perkuat Intervensi dan Kolaborasi Lintas SektorDalam upaya mempercepat penanganan ATS, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar mendorong tiga langkah strategis, yakni intervensi langsung, validasi data, dan kolaborasi lintas sektor.Intervensi langsung dilakukan melalui penanganan konkret di lapangan untuk menjangkau dan mendampingi anak-anak yang tidak bersekolah agar kembali mengakses pendidikan. Sementara itu, validasi data menjadi bagian penting untuk memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor akan terus diperluas dengan melibatkan pengawas, penilik, Korwil, satuan pendidikan, pemerintah desa, relawan, lembaga pendamping, serta PGRI. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat penjangkauan anak, mengidentifikasi faktor penyebab putus sekolah, dan merumuskan solusi sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.Pengawas dan penilik diharapkan mengambil peran aktif dalam mengoordinasikan upaya penanganan di wilayah binaan, memantau perkembangan tindak lanjut, serta mendorong satuan pendidikan untuk berkontribusi dalam mengembalikan anak ke bangku sekolah.Pendidikan untuk Semua Menjadi Komitmen BersamaMelalui penguatan koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menegaskan bahwa penanganan Anak Tidak Sekolah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.Capaian penurunan ATS sebesar 24,69 persen menjadi modal penting untuk melanjutkan upaya yang lebih masif, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan pengawas, penilik, PGRI, satuan pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan jumlah anak yang belum memperoleh akses pendidikan dapat terus ditekan.Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata di Kabupaten Polewali Mandar, agar tidak ada anak yang tertinggal dan setiap anak memiliki kesempatan untuk kembali belajar serta meraih masa depan yang lebih baik.#DisdikPolman #PendidikanPolman #AnakTidakSekolah #ATS #TuntasATS #PendidikanUntukSemua #PendidikanInklusif #PGRI #PengawasSekolah #PenilikPendidikan #KolaborasiPendidikan #PolewaliMandar #PolmanBaik #Oktober2026...

Selengkapnya...
DPRD Kabupaten Maros Kunjungi Dinas Pendidikan Polewali Mandar, Bahas Strategi Penguatan GTK PAUD dan TK...
21 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Maros dalam rangka diskusi dan pertukaran informasi mengenai strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).Rombongan diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak Gunawang, S.P., M.Si., didampingi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Bapak Mawardi, S.Pd.I., M.Si., serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Bapak Iswadi, S.Pd., M.Pd.Dalam pertemuan tersebut, fokus pembahasan diarahkan pada strategi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memperhatikan keberadaan, kesejahteraan, serta penguatan peran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, terutama yang bertugas pada satuan pendidikan TK dan PAUD.Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah penggajian tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berstatus non-ASN pada bidang GTK. Saat ini, proses tersebut masih menunggu penyelesaian regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang sedang dalam proses di Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.Penyelesaian regulasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memastikan pelaksanaan kebijakan memiliki landasan hukum yang jelas serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman dan informasi antara Pemerintah Kabupaten Maros dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam merumuskan kebijakan pendidikan daerah. Diskusi ini juga menjadi ruang berbagi praktik dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mendorong perhatian yang lebih baik terhadap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagai unsur penting dalam pembangunan sumber daya manusia.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan tata kelola, pengembangan kompetensi GTK, serta penyusunan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan.Menuju Polman Lebih Baik.#DinasPendidikanPolman #DisdikPolman #PolmanLebihBaik #DPRDKabupatenMaros #KabupatenPolewaliMandar #PendidikanPolman #GTK #TenagaPendidik #TenagaKependidikan #PAUD #TK #PendidikanAnakUsiaDini #PendidikanBerkualitas #KolaborasiPendidikan #PembangunanSDM...

Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Buka Workshop SISDITARI di SD Negeri 030 Tapang...
20 Oct 2026

TAPANGO, 20 OKTOBER 2026 — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., hadir sekaligus membuka kegiatan Workshop Aktivasi Sistem Digitalisasi Terintegrasi (SISDITARI) dalam Membangun Ekosistem Digitalisasi Terintegrasi yang dilaksanakan di Aula SD Negeri 030 Tapango, Kecamatan Tapango, Selasa (20/10/2026).Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekosistem Digitalisasi Terintegrasi bersama Tim Guru Avatar Indonesia. Workshop ini bertujuan untuk mendorong aktivasi dan pemanfaatan sistem digitalisasi terintegrasi dalam mendukung proses pembelajaran serta pengembangan ekosistem pendidikan digital di lingkungan sekolah dasar.Dalam kegiatan tersebut, Kepala SD Negeri 030 Tapango, Bapak Muh. Nur Hidayah, S.Pd., M.Si., turut hadir dan menyampaikan sepatah kata. Beliau menyambut baik pelaksanaan workshop sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kemajuan pendidikan di sekolah.Turut hadir dalam kegiatan ini Pengawas Sekolah Bapak H. Sudarman, pengurus komite sekolah, orang tua/wali murid, para guru, serta Tim Guru Avatar Indonesia yang berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem digitalisasi pendidikan.Kehadiran berbagai unsur pendidikan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, pengawas sekolah, komite, orang tua, dan mitra teknologi dalam mewujudkan transformasi digital pendidikan yang berkelanjutan.Melalui kegiatan Workshop SISDITARI ini, diharapkan SD Negeri 030 Tapango dapat semakin siap mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, memperkuat kolaborasi seluruh warga sekolah, serta menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus mendorong transformasi digital pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing.Menuju Polman Lebih Baik!#DisdikPolmanBaik #PendidikanPolman #SISDITARI #DigitalisasiPendidikan #GuruAvatarIndonesia #SDNegeri030Tapango #PendidikanDigital #TransformasiDigital #GuruInovatif #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...
Asa Baru Pendidikan di Bumi Tipalayo, Angka Anak Tidak Sekolah Turun Drastis 24,69 Persen...
15 Oct 2026

POLEWALI MANDAR — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Polewali Mandar. Berdasarkan laporan capaian terbaru Oktober 2026, angka Anak Tidak Sekolah (ATS) berhasil ditekan secara signifikan, dari sebelumnya 11.245 anak menjadi 8.469 anak.Penurunan tersebut mencapai 24,69 persen, atau berkurangnya sebanyak 2.776 anak dari data sebelumnya. Capaian ini menjadi titik terang dalam upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan kepada lebih banyak anak untuk kembali mengenyam pendidikan.Keberhasilan ini merupakan hasil kombinasi antara intervensi langsung di lapangan dan pembenahan data pendidikan. Pemerintah daerah terus mendorong penanganan konkret melalui pendampingan terhadap anak-anak yang benar-benar putus sekolah agar dapat kembali duduk di bangku kelas.Selain itu, koreksi dan validasi data lapangan menjadi langkah penting. Dalam proses pembenahan, ditemukan anak-anak yang sebenarnya masih aktif bersekolah, tetapi tercatat sebagai ATS akibat kendala administrasi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum terintegrasi maupun ketidaksinkronan data kependudukan.Gotong Royong Lintas SektorPencapaian ini tidak terlepas dari komitmen Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, serta sinergi berbagai pihak dalam menangani persoalan anak tidak sekolah.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar merespons arahan pimpinan daerah dengan memperkuat program pengembalian anak ke sekolah. Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat melalui penyiapan tim relawan yang melakukan pendampingan langsung dari rumah ke rumah (door-to-door).Di tingkat desa dan satuan pendidikan, para admin dan operator berperan dalam mengonfirmasi serta memperbarui data faktual di lapangan. Upaya tersebut turut diperkuat oleh Tim Harmonisasi Assami dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat.Menjaga Asa, Membuka Masa DepanPemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan bahwa upaya penanganan ATS belum berhenti. Pemantauan berkala, penguatan koordinasi, dan pemutakhiran data akan terus ditingkatkan agar program bantuan dan intervensi pendidikan tepat sasaran.Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Polewali Mandar terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh hak dasarnya untuk belajar, berkarya, dan menggapai cita-cita di sekolah.Asa baru pendidikan di Bumi Tipalayo: memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan melalui pendidikan.#PendidikanPolman #PolewaliMandar #BumiTipalayo #AnakTidakSekolah #ATS #PendidikanUntukSemua #AyoKembaliSekolah #BupatiPolewaliMandar #DinasPendidikanPolman #SulawesiBarat #KolaborasiPendidikan #SDMUnggul #PolmanBaik #PolmanLebihBaik #Assami...

Selengkapnya...

Kategori

  • 156
  • 2
  • 1
  • 0
  • 0