Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Lantik Pengurus MGMP IPS di Rumah Jabatan Bupati


24 Oct 2026   Berita

POLEWALI MANDAR – Penguatan kompetensi dan profesionalisme guru terus menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas pendidik.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan pelantikan Pengurus MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan penyusunan program kerja. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan daerah.

Dalam sambutannya, Arifin Yambas menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi guru maupun peserta didik.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama, pertukaran pengalaman, dan pengembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Ia juga mengingatkan agar MGMP IPS tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar bersama bagi para guru untuk mendiskusikan persoalan pembelajaran, berbagi praktik baik, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di satuan pendidikan.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi, guru juga dituntut semakin adaptif. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak serta membimbing peserta didik dalam menyaring informasi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran masa kini.

Karena itu, program kerja MGMP diharapkan disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Sinergi antara MGMP, Dinas Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting untuk mendukung kemajuan pendidikan di Polewali Mandar.

Sementara itu, Ketua MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar, Abd. Rahman, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan berbagi pengetahuan bagi para guru IPS. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan serta membangun semangat kebersamaan dalam melaksanakan program organisasi.

Harapan serupa disampaikan Dewan Pembina MGMP IPS, Muhammad Nadir, S.Pd. Menurutnya, silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi yang baik antarguru merupakan modal penting dalam membangun kerja sama yang produktif demi kemajuan pendidikan daerah.

MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar diketahui menghimpun sebanyak 103 guru IPS dari berbagai satuan pendidikan. Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk mengembangkan kegiatan peningkatan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarguru, dan mendorong lahirnya inovasi pembelajaran.

Pelantikan pengurus periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi MGMP IPS dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui organisasi profesi yang aktif dan produktif, para guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Pendidikan yang berkualitas membutuhkan guru yang terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi.


#DinasPendidikanPolman #PolewaliMandar #MGMPIPS #GuruIPS #PendidikanPolman #PeningkatanMutuPendidikan #ProfesionalismeGuru #KompetensiGuru #InovasiPembelajaran #KolaborasiGuru #PendidikanBerkualitas #PolmanLebihBaik

Kegiatan Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Lantik Pengurus MGMP IPS di Rumah Jabatan Bupati...
24 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Penguatan kompetensi dan profesionalisme guru terus menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas pendidik.Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan pelantikan Pengurus MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan penyusunan program kerja. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar pada Sabtu, 24 Oktober 2026.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan daerah.Dalam sambutannya, Arifin Yambas menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi guru maupun peserta didik.Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama, pertukaran pengalaman, dan pengembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.Ia juga mengingatkan agar MGMP IPS tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar bersama bagi para guru untuk mendiskusikan persoalan pembelajaran, berbagi praktik baik, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di satuan pendidikan.Di tengah perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi, guru juga dituntut semakin adaptif. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak serta membimbing peserta didik dalam menyaring informasi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran masa kini.Karena itu, program kerja MGMP diharapkan disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Sinergi antara MGMP, Dinas Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting untuk mendukung kemajuan pendidikan di Polewali Mandar.Sementara itu, Ketua MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar, Abd. Rahman, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan berbagi pengetahuan bagi para guru IPS. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan serta membangun semangat kebersamaan dalam melaksanakan program organisasi.Harapan serupa disampaikan Dewan Pembina MGMP IPS, Muhammad Nadir, S.Pd. Menurutnya, silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi yang baik antarguru merupakan modal penting dalam membangun kerja sama yang produktif demi kemajuan pendidikan daerah.MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar diketahui menghimpun sebanyak 103 guru IPS dari berbagai satuan pendidikan. Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk mengembangkan kegiatan peningkatan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarguru, dan mendorong lahirnya inovasi pembelajaran.Pelantikan pengurus periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi MGMP IPS dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui organisasi profesi yang aktif dan produktif, para guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.Pendidikan yang berkualitas membutuhkan guru yang terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi.#DinasPendidikanPolman #PolewaliMandar #MGMPIPS #GuruIPS #PendidikanPolman #PeningkatanMutuPendidikan #ProfesionalismeGuru #KompetensiGuru #InovasiPembelajaran #KolaborasiGuru #PendidikanBerkualitas #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...
SMP Negeri 4 Tinambung Gelar In House Training Aktivasi SIPANDU SMART...
24 Oct 2026

TINAMBUNG, 24 Oktober 2026 — SMP Negeri 4 Tinambung menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertema “Aktivasi Sistem SIPANDU SMART” sebagai bagian dari Program Membangun Ekosistem Digitalisasi Terintegrasi, pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan staf SMP Negeri 4 Tinambung.Kegiatan diawali dengan pengantar dari Kepala SMP Negeri 4 Tinambung, Ibu Hj. Bersih, S.Pd., yang menyampaikan pengantar kegiatan. Selanjutnya, Pengawas Sekolah, Bapak Mujib, S.Pd., M.Pd., turut memberikan sepatah kata sebelum acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Bapak Mawardi, S.Pd.I., M.Si., hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut. Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan transformasi digital di lingkungan satuan pendidikan.Melalui kegiatan IHT ini, para guru dan staf diharapkan dapat memahami serta mengoptimalkan pemanfaatan SIPANDU SMART sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digitalisasi pendidikan yang terintegrasi. Penerapan sistem digital diharapkan mampu mendukung tata kelola pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan pendidikan.Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya kerja berbasis teknologi, meningkatkan kompetensi digital, serta mendorong inovasi dalam pengelolaan satuan pendidikan.Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMP Negeri 4 Tinambung diharapkan semakin siap mengembangkan layanan pendidikan berbasis digital dan berkontribusi dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.#DinasPendidikanPolman #PendidikanPolman #SMPN4Tinambung #SIPANDUSMART #InHouseTraining #DigitalisasiPendidikan #TransformasiDigital #GuruHebat #GTKPolman #EkosistemDigitalTerintegrasi #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...
Dinas Pendidikan Polewali Mandar Perkuat Langkah Strategis Penuntasan Anak Tidak Sekolah, Fokus Wilayah Binuang dan Anreapi...
23 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar kembali menggelar rapat koordinasi Tim Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bentuk tindak lanjut nyata dalam mempercepat penuntasan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Polewali Mandar, Jumat, 23 Oktober 2026.Rapat dipandu oleh Ketua Tim ATS, Sekretaris Dinas Pendidikan, Bapak Gunawang, S.P., M.Si., dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., yang bertindak sebagai pengarah kegiatan. Turut hadir Kepala Bidang Dikjar PAUD dan Dikmas, Bapak H. Muh. Ilyas, S.Pd., M.M., serta Kepala Bidang GTK, Bapak Mawardi, S.Pd., M.Si.Kegiatan ini juga melibatkan Tim Harmonisasi Assami, yakni Bapak Bahrun, Subaer, Aco Natha, Ichsan Sahbuddin, dan Sukri, bersama Tim ATS lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar.Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada penetapan lokus utama dan strategi percepatan penuntasan ATS, khususnya di wilayah Kecamatan Binuang dan Kecamatan Anreapi. Penentuan lokus ini menjadi langkah penting agar pelaksanaan program lebih terarah, berbasis data, serta mampu menjangkau anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara optimal.Salah satu agenda utama adalah menindaklanjuti tahapan rekonfirmasi ATS yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. Berdasarkan tahapan yang dipaparkan, proses tersebut mencakup pembentukan tim kerja, penyusunan panduan, pengunduhan data ATS, pembuatan perangkat kerja (tools), rekrutmen dan pelatihan petugas, rekonfirmasi data di lapangan, monitoring, pengolahan data, hingga pelaksanaan tindak lanjut dan pendampingan.Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan data ATS benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Melalui proses rekonfirmasi, tim diharapkan dapat mengidentifikasi status setiap anak secara lebih akurat, mengetahui penyebab tidak bersekolah, serta memetakan kebutuhan dan alternatif layanan pendidikan yang sesuai.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, selaku pengarah, memberikan perhatian terhadap pentingnya keseriusan seluruh tim dalam menjalankan setiap tahapan. Penuntasan ATS tidak cukup hanya melalui pendataan administratif, tetapi harus disertai verifikasi langsung, koordinasi lintas pihak, dan langkah pendampingan yang konkret agar anak-anak dapat kembali mengakses pendidikan.Sementara itu, Ketua Tim ATS mengoordinasikan pembahasan teknis untuk memastikan pembagian peran, kesiapan petugas, dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai jadwal. Sinergi Tim ATS dengan Tim Harmonisasi Assami diharapkan memperkuat upaya identifikasi, verifikasi, dan tindak lanjut terhadap anak-anak yang masuk dalam sasaran program.Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menegaskan komitmennya untuk menjadikan penuntasan Anak Tidak Sekolah sebagai agenda prioritas yang memerlukan kerja bersama, ketepatan data, dan tindak lanjut berkelanjutan.Setiap anak berhak memperoleh pendidikan. Karena itu, upaya penuntasan ATS di Binuang dan Anreapi diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan, mencegah anak tertinggal dari layanan pendidikan, serta mewujudkan sumber daya manusia Polewali Mandar yang lebih unggul.#DinasPendidikanPolman #PendidikanPolewaliMandar #AnakTidakSekolah #ATS #PenuntasanATS #RekonfirmasiATS #Binuang #Anreapi #PendidikanUntukSemua #AksesPendidikan #Assami #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...
Dinas Pendidikan Polewali Mandar Perkuat Langkah Strategis Penuntasan Anak Tidak Sekolah, Fokus Wilayah Binuang dan Anreapi...
23 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar kembali menggelar rapat koordinasi Tim Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bentuk tindak lanjut nyata dalam mempercepat penuntasan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Polewali Mandar, Jumat, 23 Oktober 2026.Rapat dipandu oleh Ketua Tim ATS, Sekretaris Dinas Pendidikan, Bapak Gunawang, S.P., M.Si., dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., yang bertindak sebagai pengarah kegiatan. Turut hadir Kepala Bidang Dikjar PAUD dan Dikmas, Bapak H. Muh. Ilyas, S.Pd., M.M., serta Kepala Bidang GTK, Bapak Mawardi, S.Pd., M.Si.Kegiatan ini juga melibatkan Tim Harmonisasi Assami, yakni Bapak Bahrun, Subaer, Aco Natha, Ichsan Sahbuddin, dan Sukri, bersama Tim ATS lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar.Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada penetapan lokus utama dan strategi percepatan penuntasan ATS, khususnya di wilayah Kecamatan Binuang dan Kecamatan Anreapi. Penentuan lokus ini menjadi langkah penting agar pelaksanaan program lebih terarah, berbasis data, serta mampu menjangkau anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara optimal.Salah satu agenda utama adalah menindaklanjuti tahapan rekonfirmasi ATS yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. Berdasarkan tahapan yang dipaparkan, proses tersebut mencakup pembentukan tim kerja, penyusunan panduan, pengunduhan data ATS, pembuatan perangkat kerja (tools), rekrutmen dan pelatihan petugas, rekonfirmasi data di lapangan, monitoring, pengolahan data, hingga pelaksanaan tindak lanjut dan pendampingan.Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan data ATS benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Melalui proses rekonfirmasi, tim diharapkan dapat mengidentifikasi status setiap anak secara lebih akurat, mengetahui penyebab tidak bersekolah, serta memetakan kebutuhan dan alternatif layanan pendidikan yang sesuai.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, selaku pengarah, memberikan perhatian terhadap pentingnya keseriusan seluruh tim dalam menjalankan setiap tahapan. Penuntasan ATS tidak cukup hanya melalui pendataan administratif, tetapi harus disertai verifikasi langsung, koordinasi lintas pihak, dan langkah pendampingan yang konkret agar anak-anak dapat kembali mengakses pendidikan.Sementara itu, Ketua Tim ATS mengoordinasikan pembahasan teknis untuk memastikan pembagian peran, kesiapan petugas, dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai jadwal. Sinergi Tim ATS dengan Tim Harmonisasi Assami diharapkan memperkuat upaya identifikasi, verifikasi, dan tindak lanjut terhadap anak-anak yang masuk dalam sasaran program.Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar menegaskan komitmennya untuk menjadikan penuntasan Anak Tidak Sekolah sebagai agenda prioritas yang memerlukan kerja bersama, ketepatan data, dan tindak lanjut berkelanjutan.Setiap anak berhak memperoleh pendidikan. Karena itu, upaya penuntasan ATS di Binuang dan Anreapi diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan, mencegah anak tertinggal dari layanan pendidikan, serta mewujudkan sumber daya manusia Polewali Mandar yang lebih unggul.#DinasPendidikanPolman #PendidikanPolewaliMandar #AnakTidakSekolah #ATS #PenuntasanATS #RekonfirmasiATS #Binuang #Anreapi #PendidikanUntukSemua #AksesPendidikan #Assami #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...

Kategori

  • 163
  • 2
  • 1
  • 0
  • 0