Disdik Polman Tanamkan Karakter dan Nasionalisme Siswa Melalui Pembiasaan Budaya Mandar
05 Nov 2026 Berita
POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui program pembiasaan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kecintaan terhadap tanah air, serta pelestarian budaya lokal Mandar.

Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh KTU Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Haris Nawawi, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar Zubair, anggota Dewan Pendidikan Muh. Sukri, Sekretaris Dinas Pendidikan Gunawang, Kabid GTK Mawardi, Kabid Dikjar M. Ilyas, serta sejumlah pengawas sekolah dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Gunawang, membacakan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan tentang penerapan program pembiasaan karakter di lingkungan satuan pendidikan.
Program ini memuat empat agenda utama, yaitu pembiasaan kegiatan keagamaan dan pembinaan rohani, penggunaan pakaian seragam Pramuka setiap hari Sabtu, pelaksanaan Kamis Berbudaya Daerah, serta pembiasaan mendengarkan lagu-lagu nasional dan lagu daerah setiap hari.

Kepala Dinas Pendidikan, H. Arifin Yambas, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk membangun karakter positif peserta didik sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
"Pembiasaan yang baik akan menjadi karakter yang baik saat anak-anak telah dewasa. Olehnya itu, dengan niat baik dan dukungan semua pihak, akan menjadi amal jariyah kita semua," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pembiasaan mendengarkan lagu-lagu nasional merupakan salah satu cara menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Sementara itu, pengenalan lagu-lagu daerah menjadi sarana menanamkan kebanggaan terhadap identitas, tradisi, dan kebudayaan lokal.
Lebih lanjut, Arifin menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pendidikan, khususnya guru dan tenaga kependidikan. Para pendidik diharapkan tidak hanya mengarahkan peserta didik, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, perilaku positif, dan kecintaan terhadap budaya.
"Program ini bertujuan mencetak generasi emas yang berakhlak baik dan cinta tanah air," tegasnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Muh. Sukri, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program tersebut. Ia berharap pembiasaan karakter yang telah dirancang tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi budaya sekolah yang berkelanjutan, bahkan diintegrasikan dalam kurikulum perilaku melalui muatan lokal.
Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar berharap satuan pendidikan dapat menjadi ruang pembentukan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, berjiwa nasionalis, serta bangga terhadap identitas dan budaya Mandar.
Pendidikan bukan sekadar mencerdaskan pikiran, tetapi juga membentuk karakter dan menanamkan jati diri bangsa sejak dini.
#DisdikPolman #PolmanLebihBaik #PendidikanPolman #PenguatanKarakter #PendidikanKarakter #BudayaMandar #KamisBerbudaya #CintaTanahAir #Nasionalisme #PelestarianBudaya #GenerasiEmas #PendidikanBerkualitas #PolewaliMandar #SulawesiBarat #SekolahBerkarakter #DisdikPolmanBergerak
Kegiatan Terbaru
Kadis Pendidikan Polman Dorong SMP Negeri 3 Polewali Terapkan Pembelajaran Mendalam, Guru Diminta Tinggalkan Pola Pembelajaran Konvensional...
POLEWALI MANDAR – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Arifin Yambas, S.Sos., MM, menghadiri kegiatan Pembinaan Siklus 5 di SMP Negeri 3 Polewali, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan sekolah model dalam implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi program sekolah model, serta menyelaraskan persepsi antara program pemerintah pusat, KGTK Provinsi Sulawesi Barat, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar.Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan menegaskan bahwa dunia pendidikan terus mengalami perubahan yang sangat cepat. Tantangan masa depan menuntut peserta didik tidak hanya sekadar mengetahui atau menghafal materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan persoalan kompleks, berkolaborasi, serta beradaptasi dengan berbagai perubahan."Kita tidak boleh lagi menggunakan cara-cara lama jika ingin menghasilkan generasi yang siap bersaing di masa depan," tegasnya.Ia berharap melalui pendampingan Pembinaan Siklus 5 ini, fokus utama sekolah adalah menggeser paradigma pembelajaran yang selama ini cenderung bersifat permukaan menuju pembelajaran mendalam (deep learning), sehingga proses belajar benar-benar memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik.Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga penekanan penting kepada Kepala Sekolah dan seluruh guru SMP Negeri 3 Polewali.Pertama, Kepala Sekolah bersama seluruh guru diharapkan membuka diri terhadap berbagai strategi, metode, dan pendekatan pembelajaran baru yang diperoleh selama kegiatan pendampingan.Kedua, menciptakan ruang kelas yang hidup dan interaktif, di mana diskusi, interaksi, kolaborasi, serta refleksi menjadi bagian dari keseharian peserta didik dalam proses pembelajaran.Ketiga, seluruh pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh selama Pembinaan Siklus 5 tidak boleh berhenti sebatas kegiatan atau diskusi di ruangan ini, tetapi harus terus diimplementasikan secara nyata di ruang-ruang kelas masing-masing.Menurutnya, keberhasilan transformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan, tetapi harus dibuktikan melalui perubahan nyata dalam praktik pembelajaran serta peningkatan kualitas pengalaman belajar peserta didik.Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Polewali diharapkan semakin memperkuat komitmennya sebagai sekolah model yang mampu menghadirkan pembelajaran berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik.Transformasi pendidikan dimulai dari perubahan cara mengajar. Dari sekadar menyampaikan materi menuju pembelajaran yang membangun kemampuan berpikir, berkarya, dan memecahkan masalah.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus mendorong satuan pendidikan untuk berinovasi dan beradaptasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di Polewali Mandar.Pendidikan Bermutu untuk Semua. Polman Lebih Baik!#DisdikPolman #PendidikanPolman #PembelajaranMendalam #DeepLearning #SekolahModel #SMPN3Polewali #KodingDanKecerdasanArtifisial #TransformasiPendidikan #GuruBerinovasi #PendidikanBermutuUntukSemua #PolmanLebihBaik...
Selengkapnya...
Disdik Polman Tanamkan Karakter dan Nasionalisme Siswa Melalui Pembiasaan Budaya Mandar...
POLEWALI MANDAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui program pembiasaan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kecintaan terhadap tanah air, serta pelestarian budaya lokal Mandar.Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (5/11/2026).Kegiatan ini dihadiri oleh KTU Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Haris Nawawi, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar Zubair, anggota Dewan Pendidikan Muh. Sukri, Sekretaris Dinas Pendidikan Gunawang, Kabid GTK Mawardi, Kabid Dikjar M. Ilyas, serta sejumlah pengawas sekolah dan undangan lainnya.Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Gunawang, membacakan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan tentang penerapan program pembiasaan karakter di lingkungan satuan pendidikan.Program ini memuat empat agenda utama, yaitu pembiasaan kegiatan keagamaan dan pembinaan rohani, penggunaan pakaian seragam Pramuka setiap hari Sabtu, pelaksanaan Kamis Berbudaya Daerah, serta pembiasaan mendengarkan lagu-lagu nasional dan lagu daerah setiap hari.Kepala Dinas Pendidikan, H. Arifin Yambas, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk membangun karakter positif peserta didik sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari."Pembiasaan yang baik akan menjadi karakter yang baik saat anak-anak telah dewasa. Olehnya itu, dengan niat baik dan dukungan semua pihak, akan menjadi amal jariyah kita semua," ungkapnya.Ia juga menjelaskan bahwa pembiasaan mendengarkan lagu-lagu nasional merupakan salah satu cara menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Sementara itu, pengenalan lagu-lagu daerah menjadi sarana menanamkan kebanggaan terhadap identitas, tradisi, dan kebudayaan lokal.Lebih lanjut, Arifin menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pendidikan, khususnya guru dan tenaga kependidikan. Para pendidik diharapkan tidak hanya mengarahkan peserta didik, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, perilaku positif, dan kecintaan terhadap budaya."Program ini bertujuan mencetak generasi emas yang berakhlak baik dan cinta tanah air," tegasnya.Sementara itu, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Muh. Sukri, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program tersebut. Ia berharap pembiasaan karakter yang telah dirancang tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi budaya sekolah yang berkelanjutan, bahkan diintegrasikan dalam kurikulum perilaku melalui muatan lokal.Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar berharap satuan pendidikan dapat menjadi ruang pembentukan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, berjiwa nasionalis, serta bangga terhadap identitas dan budaya Mandar. Pendidikan bukan sekadar mencerdaskan pikiran, tetapi juga membentuk karakter dan menanamkan jati diri bangsa sejak dini.#DisdikPolman #PolmanLebihBaik #PendidikanPolman #PenguatanKarakter #PendidikanKarakter #BudayaMandar #KamisBerbudaya #CintaTanahAir #Nasionalisme #PelestarianBudaya #GenerasiEmas #PendidikanBerkualitas #PolewaliMandar #SulawesiBarat #SekolahBerkarakter #DisdikPolmanBergerak...
Selengkapnya...
Sekretaris Dinas Pendidikan Pimpin Rapat Tim PPID, Matangkan Persiapan E-Monev Keterbukaan Informasi Publik...
POLEWALI MANDAR – Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar memimpin rapat bersama Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas Pendidikan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Dinas Pendidikan, Rabu (4/11/2026).Rapat tersebut membahas pembagian tugas Tim PPID dalam menghadapi pelaksanaan Evaluasi dan Monitoring (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus memberikan penjelasan mengenai berbagai bukti dukung (evidence) yang perlu dipersiapkan sesuai dengan indikator penilaian.Dalam arahannya, Sekretaris Dinas menekankan pentingnya koordinasi dan pembagian tanggung jawab yang jelas di antara anggota Tim PPID. Setiap anggota diharapkan memahami tugas masing-masing serta memastikan dokumen dan bukti dukung yang diperlukan dapat dipersiapkan secara lengkap, tertib, dan sesuai dengan ketentuan.Pembahasan juga diarahkan pada identifikasi kebutuhan dokumen, pengumpulan data, serta penyiapan evidence yang menggambarkan pelaksanaan layanan informasi publik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar.Melalui rapat ini, diharapkan seluruh Tim PPID dapat bekerja secara terkoordinasi dan efektif sehingga pelaksanaan E-Monev KIP Provinsi Sulawesi Barat dapat diikuti dengan baik.Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar untuk terus memperkuat tata kelola informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali MandarTransparan dalam Informasi, Akuntabel dalam Pelayanan.#DinasPendidikanPolman #PPID #KeterbukaanInformasiPublik #KIP #EMonevKIP #KomisiInformasiSulawesiBarat #PelayananPublik #TransparansiInformasi #PolewaliMandar...
Selengkapnya...
Konfercab IGTKI-PGRI Kecamatan Polewali, Momentum Evaluasi dan Penguatan Organisasi untuk Kemajuan PAUD...
POLEWALI MANDAR – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Cabang Polewali Kecamatan Polewali Tahun 2026 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), Rabu (4/11/2026).Kegiatan yang mengusung tema “Membangun IGTKI-PGRI yang Adaptif, Kolaboratif, Transformatif dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia” ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja kepengurusan periode sebelumnya sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja periode 2026–2031.Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab IGTKI-PGRI Kecamatan Polewali. Menurutnya, forum konferensi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi, memperkuat soliditas, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.Ia berharap Konfercab ini dapat dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap berbagai kegiatan dan capaian kepengurusan periode sebelumnya. Selain itu, melalui forum ini diharapkan terpilih pengurus baru yang amanah, memiliki komitmen, serta mampu membawa organisasi IGTKI-PGRI menjadi semakin maju dan berkontribusi bagi dunia pendidikan.Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara IGTKI-PGRI dengan Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan, mengingat guru-guru TK merupakan salah satu garda terdepan dalam meletakkan fondasi pendidikan dan membentuk karakter generasi berkualitas sejak usia dini.Guru-guru TK juga diharapkan senantiasa meningkatkan profesionalisme, kreativitas, dan kompetensi dalam menjalankan tugas pendidikan. Kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi kebutuhan penting agar proses pembelajaran semakin inovatif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.Pada kesempatan tersebut, forum Konfercab juga diharapkan dapat menghasilkan rumusan program kerja kepengurusan baru yang terarah, inovatif, dan selaras dengan kebijakan serta prioritas pembangunan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.Melalui Konfercab ini, IGTKI-PGRI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah perjuangan, pengembangan profesionalisme, dan kolaborasi para pendidik PAUD dalam mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.Bersama membangun organisasi yang solid, guru yang profesional, dan generasi masa depan yang unggul sejak dini.#IGTKIPGRI #KonfercabIGTKI2026 #IGTKIPGRIPolewali #PendidikanPolewaliMandar #DinasPendidikanPolman #PendidikanAnakUsiaDini #PAUDBerkualitas #GuruProfesional #GenerasiEmasIndonesia #PendidikanPolman...
Selengkapnya...
