Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

Kadis Pendidikan Polman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Besar Al-Anwar Mapilli, Sampaikan Pesan Penguatan Akhlak dan Pendidikan Generasi


02 Nov 2026   Berita

POLEWALI MANDAR – Mewakili Bupati Polewali Mandar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Masjid Besar Al-Anwar, Kecamatan Mapilli, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dan masyarakat setempat tersebut menghadirkan pembawa hikmah Maulid, Dr. H. Andi Muhammad Ridwan Tahir, Lc., MA., Syekh Mursyid Tarekat Khalwatiyah Samman, Pimpinan Pondok Pesantren Manahilil Irfan Campalagian, sekaligus alumni doktor Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.


Dalam sambutannya, H. Arifin Yambas menyampaikan penghargaan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kepada pengurus dan jamaah Masjid Besar Al-Anwar atas inisiatif dan penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial maupun tradisi tahunan, melainkan momentum untuk menyegarkan keimanan, memperbarui kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat komitmen membangun generasi yang berilmu, beradab, dan berakhlak mulia.

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 107, "Wa maa arsalnaaka illa rahmatan lil 'aalamiin", yang berarti bahwa Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui lantunan selawat dan peringatan Maulid, tetapi harus tercermin dalam perilaku nyata, seperti kejujuran, amanah, kerendahan hati, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menjaga persaudaraan.


Pendidikan Karakter dan Penuntasan Wajib Belajar Menjadi Perhatian Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan tersebut, H. Arifin Yambas juga menyoroti tantangan pendidikan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh hanya dibebankan kepada sekolah. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, guru, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.

"Rumah harus menjadi sekolah pertama bagi anak. Orang tua harus menjadi teladan pertama, guru harus menjadi pelita, dan pemerintah harus menjadi mitra yang membuka ruang, memberikan dukungan, serta memastikan tidak ada anak-anak kita yang tertinggal dari pendidikan dan pembinaan akhlak," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa salah satu program unggulan Bupati Polewali Mandar adalah penuntasan wajib belajar. Pemerintah daerah berkomitmen agar anak-anak Polewali Mandar, khususnya yang berusia 6–12 tahun, tidak ada lagi yang tidak bersekolah.

Komitmen tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama, pengurus masjid, lembaga pendidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga terus mendorong sinergi antara pendidikan formal dan pendidikan keagamaan agar pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga penguatan iman, karakter, dan akhlak.

Ia berharap generasi muda Polewali Mandar kelak mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, namun tetap memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai agama, budaya Mandar, penghormatan kepada orang tua, penghargaan kepada guru, serta kepedulian terhadap tanah kelahirannya.


Mengajak Masyarakat Menjaga Persatuan dan Ukhuwah

Pada bagian lain sambutannya, H. Arifin Yambas mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi sampai merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, mengelola perbedaan dengan kedewasaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Rasulullah SAW telah mengajarkan bahwa sesama mukmin ibarat satu bangunan yang saling menguatkan. Karena itu, masyarakat diharapkan menjadi bagian dari kekuatan yang menghadirkan ketenangan, kesejukan, dan kemaslahatan bersama.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak selawat, serta menghidupkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita bersama-sama membangun Polewali Mandar yang semakin maju, sejahtera, religius, berbudaya, dan penuh keberkahan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, memperteguh iman, memperkokoh persaudaraan, dan menjadi wasilah turunnya rahmat Allah SWT bagi kita semua," tutupnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan keluarga, pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan Terbaru

Kadis Pendidikan Polman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Besar Al-Anwar Mapilli, Sampaikan Pesan Penguatan Akhlak dan Pendidikan Generasi...
02 Nov 2026

POLEWALI MANDAR – Mewakili Bupati Polewali Mandar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Masjid Besar Al-Anwar, Kecamatan Mapilli, Senin (2/11/2026).Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dan masyarakat setempat tersebut menghadirkan pembawa hikmah Maulid, Dr. H. Andi Muhammad Ridwan Tahir, Lc., MA., Syekh Mursyid Tarekat Khalwatiyah Samman, Pimpinan Pondok Pesantren Manahilil Irfan Campalagian, sekaligus alumni doktor Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.Dalam sambutannya, H. Arifin Yambas menyampaikan penghargaan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kepada pengurus dan jamaah Masjid Besar Al-Anwar atas inisiatif dan penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial maupun tradisi tahunan, melainkan momentum untuk menyegarkan keimanan, memperbarui kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat komitmen membangun generasi yang berilmu, beradab, dan berakhlak mulia.Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 107, "Wa maa arsalnaaka illa rahmatan lil 'aalamiin", yang berarti bahwa Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui lantunan selawat dan peringatan Maulid, tetapi harus tercermin dalam perilaku nyata, seperti kejujuran, amanah, kerendahan hati, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menjaga persaudaraan.Pendidikan Karakter dan Penuntasan Wajib Belajar Menjadi Perhatian Pemerintah DaerahDalam kesempatan tersebut, H. Arifin Yambas juga menyoroti tantangan pendidikan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh hanya dibebankan kepada sekolah. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, guru, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat."Rumah harus menjadi sekolah pertama bagi anak. Orang tua harus menjadi teladan pertama, guru harus menjadi pelita, dan pemerintah harus menjadi mitra yang membuka ruang, memberikan dukungan, serta memastikan tidak ada anak-anak kita yang tertinggal dari pendidikan dan pembinaan akhlak," ungkapnya.Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa salah satu program unggulan Bupati Polewali Mandar adalah penuntasan wajib belajar. Pemerintah daerah berkomitmen agar anak-anak Polewali Mandar, khususnya yang berusia 6–12 tahun, tidak ada lagi yang tidak bersekolah.Komitmen tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama, pengurus masjid, lembaga pendidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga terus mendorong sinergi antara pendidikan formal dan pendidikan keagamaan agar pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga penguatan iman, karakter, dan akhlak.Ia berharap generasi muda Polewali Mandar kelak mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, namun tetap memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai agama, budaya Mandar, penghormatan kepada orang tua, penghargaan kepada guru, serta kepedulian terhadap tanah kelahirannya.Mengajak Masyarakat Menjaga Persatuan dan UkhuwahPada bagian lain sambutannya, H. Arifin Yambas mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi sampai merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.Ia mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, mengelola perbedaan dengan kedewasaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.Rasulullah SAW telah mengajarkan bahwa sesama mukmin ibarat satu bangunan yang saling menguatkan. Karena itu, masyarakat diharapkan menjadi bagian dari kekuatan yang menghadirkan ketenangan, kesejukan, dan kemaslahatan bersama.Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak selawat, serta menghidupkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari."Mari kita bersama-sama membangun Polewali Mandar yang semakin maju, sejahtera, religius, berbudaya, dan penuh keberkahan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, memperteguh iman, memperkokoh persaudaraan, dan menjadi wasilah turunnya rahmat Allah SWT bagi kita semua," tutupnya.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan keluarga, pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan bermasyarakat....

Selengkapnya...
Bupati Polewali Mandar Pimpin Rakor dan Bimtek Verval ATS, Serap Masukan untuk Percepatan Penuntasan Anak Tidak Sekolah...
27 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, memimpin secara virtual Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi dan Validasi Anak Tidak Sekolah (Verval ATS) Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (27/10/2026).Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., bersama sekretaris dinas, para kepala bidang, kepala seksi, serta Tim ATS Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan juga melibatkan para camat, kepala satuan pendidikan, pengawas sekolah, dan penilik sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan Anak Tidak Sekolah.Dalam arahannya, Bupati H. Samsul Mahmud menegaskan pentingnya perhatian dan keseriusan seluruh pihak dalam mendukung program penuntasan ATS. Upaya tersebut membutuhkan kerja sama yang terarah, data yang akurat, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat kabupaten hingga satuan pendidikan dan wilayah kecamatan.Jalannya kegiatan dimoderatori oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Gunawang, S.P., M.Si. Setelah sambutan Bupati, moderator mempersilakan peserta, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, para camat, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan penilik, untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta kondisi faktual yang ditemukan di lapangan.Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan kajian penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis penuntasan ATS di Kabupaten Polewali Mandar. Pembahasan ini diharapkan dapat memperkuat proses verifikasi dan validasi data, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi anak-anak yang tidak bersekolah, serta mendukung penyusunan intervensi yang lebih tepat sasaran.Keterlibatan langsung Bupati dalam kegiatan ini menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap pemenuhan hak pendidikan masyarakat. Penuntasan ATS tidak hanya berkaitan dengan pendataan, tetapi juga memerlukan langkah nyata untuk membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak yang belum atau tidak lagi mengikuti pendidikan formal maupun jalur pendidikan yang sesuai.Melalui Rakor dan Bimtek Verval ATS ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi, meningkatkan akurasi data, dan menyusun tindak lanjut berdasarkan kondisi nyata di lapangan.Komitmen bersama tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan serta memastikan semakin banyak anak di Polewali Mandar memperoleh kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen memperkuat kolaborasi dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan mengakses pendidikan.#PolewaliMandar #DinasPendidikanPolman #VervalATS2026 #PenuntasanATS #AnakTidakSekolah #PemkabPolewaliMandar #PendidikanUntukSemua #PendidikanBerkualitas #PolmanMaju #KolaborasiPendidikan #DisdikPolman #AksesPendidikan #WajibBelajar #PendidikanIndonesia #PolmanBaik...

Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polman Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di TK Pembina PKK Darma, Tekankan Keteladanan dan Pendidikan Karakter Sejak Dini...
26 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Arifin Yambas, S.Sos., M.M., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh TK Pembina PKK Darma.Dalam sambutannya, Arifin Yambas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia berharap peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan komitmen dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui perilaku nyata, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Nilai-nilai seperti kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan sikap saling menghormati sangat penting untuk ditanamkan sejak usia dini.Secara khusus, Kepala Dinas Pendidikan berpesan kepada para guru TK agar senantiasa mengedepankan kesabaran dalam membimbing dan mendidik anak-anak. Ia mengibaratkan anak usia dini seperti kertas putih yang membutuhkan goresan awal yang baik.“Goresan awal yang baik akan sangat membantu proses pembinaan pada tahap berikutnya. Karena itu, anak-anak perlu mendapatkan pendidikan, keteladanan, dan pendampingan yang baik sejak usia dini agar nilai-nilai positif dapat tumbuh dan berkembang dalam diri mereka,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.Ia juga menekankan bahwa pendidikan anak usia dini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari orang tua serta lingkungan sekitar. Oleh karena itu, hubungan harmonis antara pihak sekolah dengan orang tua peserta didik, tetangga di sekitar sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah setempat harus terus dijaga dan diperkuat.Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Dengan hubungan yang baik antara sekolah dan masyarakat, proses pembinaan karakter anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di TK Pembina PKK Darma menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meneguhkan peran pendidikan anak usia dini dalam membangun fondasi karakter generasi masa depan.Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi landasan bagi para pendidik dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali MandarPendidikan Berkualitas, Generasi Berkarakter.#MaulidNabiMuhammadSAW #TKPembinaPKKDarma #DisdikPolman #PendidikanKarakter #PAUDPolman #PendidikanAnakUsiaDini #KeteladananRasulullah #PolewaliMandar...

Selengkapnya...
Kepala Dinas Pendidikan Polewali Mandar Lantik Pengurus MGMP IPS di Rumah Jabatan Bupati...
24 Oct 2026

POLEWALI MANDAR – Penguatan kompetensi dan profesionalisme guru terus menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas pendidik.Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan pelantikan Pengurus MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan penyusunan program kerja. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar pada Sabtu, 24 Oktober 2026.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan daerah.Dalam sambutannya, Arifin Yambas menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi guru maupun peserta didik.Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama, pertukaran pengalaman, dan pengembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.Ia juga mengingatkan agar MGMP IPS tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar bersama bagi para guru untuk mendiskusikan persoalan pembelajaran, berbagi praktik baik, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di satuan pendidikan.Di tengah perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi, guru juga dituntut semakin adaptif. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak serta membimbing peserta didik dalam menyaring informasi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran masa kini.Karena itu, program kerja MGMP diharapkan disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Sinergi antara MGMP, Dinas Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting untuk mendukung kemajuan pendidikan di Polewali Mandar.Sementara itu, Ketua MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar, Abd. Rahman, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan berbagi pengetahuan bagi para guru IPS. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan serta membangun semangat kebersamaan dalam melaksanakan program organisasi.Harapan serupa disampaikan Dewan Pembina MGMP IPS, Muhammad Nadir, S.Pd. Menurutnya, silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi yang baik antarguru merupakan modal penting dalam membangun kerja sama yang produktif demi kemajuan pendidikan daerah.MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar diketahui menghimpun sebanyak 103 guru IPS dari berbagai satuan pendidikan. Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk mengembangkan kegiatan peningkatan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarguru, dan mendorong lahirnya inovasi pembelajaran.Pelantikan pengurus periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi MGMP IPS dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui organisasi profesi yang aktif dan produktif, para guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.Pendidikan yang berkualitas membutuhkan guru yang terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi.#DinasPendidikanPolman #PolewaliMandar #MGMPIPS #GuruIPS #PendidikanPolman #PeningkatanMutuPendidikan #ProfesionalismeGuru #KompetensiGuru #InovasiPembelajaran #KolaborasiGuru #PendidikanBerkualitas #PolmanLebihBaik...

Selengkapnya...

Kategori

  • 166
  • 2
  • 1
  • 0
  • 0